; Tribrata Lamongan | Portal Resmi Polres Lamongan

Mekanisme Dan Persyaratan Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (Skck) Di Polres Lamongan

og:image

Lamongan, 28/07/2017 Tribratalamongan - SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seorang pemohon/warga masyarakat. Masa berlaku SKCK hingga enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang.

Tata cara permohonan untuk memperoleh SKCK dapat dilakukan dengan cara mendaftar secara langsung di loket pelayanan SKCK di setiap kantor polisi dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi formulir yang telah disiapkan oleh petugas, atau mendaftar secara online dengan cara mengunggah dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi form yang tersedia sesuai urutan. Berikut ini persyaratan dan mekanisme pelayanan skck online yang ada di Polres Lamongan,

Ketika mengurus SKCK secara online maupun offline, kamu harus melengkapi beberapa dokumen yang dibutuhkan, antara lain:

Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan : Untuk membuat SKCK, kamu perlu melampirkan surat pengantar dari kelurahan tempat kamu tinggal. Di beberapa tempat, untuk bisa mendapat surat pengantar dari kelurahan, kamu harus minta surat pengantar dari RT/RW dulu. Jadi tahapnya di RT/RW dulu, baru ke kelurahan. Surat pengantar ini selain menerangkan bahwa kamu adalah penduduk desa setempat, juga memberikan informasi tentang catatan kelakuanmu selama hidup bermasyarakat. Apakah pernah terlibat dalam tindak kriminal atau tidak. Apakah mengurus surat pengantar akan dikenakan biaya? Umumnya tidak, tapi biasanya tiap kelurahan punya kebijakan yang berbeda-beda.

Fotokopi KTP/SIM : Berkas kedua yang tak boleh lupa dibawa adalah fotokopi KTP atau SIM yang masih berlaku. Kalau masa berlaku kartu identitasmu sudah habis, segera lakukan perpanjangan dulu ya. Nah, kartu identitas yang difotokopi ini alamatnya harus sesuai dengan domisili kamu sekarang ya.

Fotokopi Kartu Keluarga : Selain kartu identitas berupa KTP atau SIM, untuk membuat SKCK kamu juga harus melampirkan salinan Kartu Keluarga. Kartu Keluarga ini bisa jadi rujukan jelas bagi pihak kepolisian untuk melihat rekam jejak diri kamu lewat anggota keluargamu. Ingat, kamu harus melampirkan salinan Kartu Keluargamu yang paling baru ya. Jika ada pengurangan atau penambahan jumlah anggota keluarga, artinya kamu juga harus memperbaruinya.

Fotokopi Akta Kelahiran/ Surat Kenal Lahir : Catatan kelahiran juga diperlukan lho sebagai salah satu syarat membuat SKCK di kepolisian. Karenanya pastikan semua berkas-berkas pentingmu terarsip dengan baik.

Pas foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar : Nah, kalau syarat yang terakhir ini memang mutlak ada di setiap aplikasi pengurusan dokumen apa pun. Biasanya pas foto yang diminta memiliki beberapa syarat khusus, seperti warna background foto, jumlah, dan ukuran.

Untuk membuat SKCK, kamu hanya perlu menyiapkan pas foto terbaru ukuran 4×6 dengan background merah sebanyak 6 lembar.

Nah, kalau kamu masih berstatus sebagai warga negara asing (WNA), ada beberapa syarat yang harus dilengkapi, yaitu:

  • Fotokopi paspor
  • Surat sponsor dari perusahaan (asli)
  • Fotokopi surat nikah (bagi WNA yang sudah menikah)
  • Fotokopi KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) atau KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap)
  • Pas foto 4×6 dengan background kuning sebanyak 6 lembar

Biaya

biaya pembuatan skckbiaya pembuatan skck

Sebelum diterbitkan peraturan baru, biaya membuat SKCK hanya sebesar Rp10.000, baru sejak 6 Januari 2017 biaya SKCK naik menjadi Rp30.000. Nominal ini berlaku sama di Polsek/Polres mana pun di seluruh wilayah Indonesia.

Membuat SKCK bukan sesuatu yang sulit kok, asal berkasmu sudah lengkap, syarat sudah kamu penuhi, semuanya lancar saja. Nah, semoga artikel tentang syarat membuatSKCK di atas bermanfaat buat Teman-teman sekalian, ya.

Prosedur Penerbitan SKCK

Kalau semua dokumen-dokumen di atas sudah kamu siapkan, kamu hanya tinggal menuju Polsek/Polres atau mengakses laman resmi pengurusan SKCK (bagi yang mau mendaftar online). ( Lengkap baca disini : Cara Membuat SKCK Online dan Umum Itu Mudah Kok )

Membuat SKCK Online

Untuk mendapat SKCK secara online, kamu perlu mengakses website resmi yang sesuai dengan domisili kamu tinggal. Website ini diklasifikasikan berdasarkan provinsi ya. Jadi antara provinsi satu dengan yang lainnya punya halaman web yang berbeda.

Kalau sudah masuk ke website, kamu akan diarahkan untuk mengisi formulir online dan meng-upload berkas-berkas yang diperlukan. Untuk bisa mengunggah berkas, kamu harus men-scan terlebih dahulu.

Setelah semua proses pendaftaran selesai, kamu akan diberi nomor registrasi untuk keperluan mengambil SKCK di loket Polsek/Polres. Meski demikian, kamu hanya punya waktu 3 hari sejak pendaftaran dinyatakan berhasil. Jadi jika dalam 3 hari tersebut kamu tak kunjung datang ke loket, artinya pendaftaran akan dianggap hangus dan kamu harus mendaftar ulang.

Membuat SKCK Offline

Membuat SKCK offline pun sama, bedanya kamu harus datang langsung ke loket, menumpuk berkas, lalu mengisi formulir yang diberikan petugas. Sembari menunggu dipanggil, ada beberapa pertanyaan dalam formulir yang harus kamu isi, termasuk soal tujuan pembuatan SKCK.

Tidak lama, kamu akan dipanggil ke ruangan oleh petugas. Biasanya petugas akan menanyakan beberapa hal berdasarkan pada dokumen yang sudah kamu lampirkan.

Kalau sudah, kamu harus menunggu beberapa waktu untuk dipanggil dan membayar biaya penerbitan SKCK. Ketika membayar, detik itu juga SKCK bisa langsung kamu terima. Mudah, kan?

TAGS : aplikasiSOTO breakingnewslamongan PolresLamongan SKCKOnline updates

BACA JUGA